DPRD Kabupaten Pemalang menyelenggarakan audiensi bersama Aliansi Rakyat Mumet Mikiri Banjir pada hari Senin, 18 Mei 2026. Audiensi ini digelar sebagai wadah penyampaian aspirasi masyarakat terkait permasalahan infrastruktur dan penanganan banjir di wilayah Kabupaten Pemalang.

Dalam audiensi tersebut, aliansi menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya normalisasi Sungai Jamuran, normalisasi Sungai Rabim, pengerjaan ruas jalan Jrakah–Gondang, serta pengerjaan ruas jalan Sokawangi–Kendalsari. Tuntutan tersebut disampaikan sebagai upaya mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi serta meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah.

Audiensi dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Drs. Martono, M.A., dan dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Slamet Ramuji, Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pemalang, Fahmidh Dhuha, S.M., M.M., serta perwakilan dari PUSDATARU Jawa Tengah, DPUPR Kabupaten Pemalang, Kepala Desa Pesantren, dan Kepala Desa Kendaldoyong.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD Kabupaten Pemalang bersama pihak terkait menampung dan membahas aspirasi yang disampaikan oleh aliansi. Diskusi berlangsung dengan menitikberatkan pada langkah-langkah penanganan yang dapat dilakukan secara bertahap, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

DPRD Kabupaten Pemalang menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui koordinasi dengan instansi terkait, guna mewujudkan penanganan banjir yang lebih optimal serta peningkatan kualitas infrastruktur di wilayah terdampak. Diharapkan, melalui audiensi ini dapat terbangun sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan.